Informasi kehamilan, Kesehatan Ibu dan Anak

Mar 17, 2010

Amniocentesis adalah tes untuk mengetahui kelainan genetik pada bayi dengan memeriksa cairan ketuban atau cairan amnion. Di dalam cairan amnion terdapat sel fetal (kebanyakan kulit janin) yang dapat dilakukan analisis kromosom, analisis biokimia dan biologi. Ultrasonografi digunakan untuk memastikan posisi kandungan, plasenta, dan janin serta jumlah cairan amnion yang mencukupi.

Manfaat pemeriksaan amniocentesis antara lain :
1. Mengetahui kelainan bawaan (Syndrome down,dll)
2. Mengetahui jenis kelamin bayi.
3. Mengetahui tingkat kematangan paru janin.
4. Mengetahui ada tidaknya infeksi cairan amnion.

Pemeriksaan ini diutamakan untuk wanita hamil yang berisiko tinggi, yaitu :
a. Wanita yang mempunyai riwayat keluarga dengan kelainan genetik.
b. Wanita berusia di atas 35 tahun.
c. Wanita yang memiliki hasil tes yang abnormal terhadap sindrom down pada trimester pertama kehamilan.
d. Wanita dengan kelainan pada pemeriksaan USG
e. Wanita dengan sensitisasi Rh.

Risiko Amniocentesis
a. Kebocoran atau infeksi terhadap air ketuban
b. Jarum menyentuh bayi
c. Kelahiran prematur
d. Keguguran

Pemeriksaan
1. Ibu berbaring telentang
2. Perut ibu dibersihkan
3. Dokter menggunakan ultrasonografi untuk melihat bayi, dan untuk mencari area yang aman dalam air ketuban. Ultrasonografi adalah gambar dari bayi Anda yang ditangkap dengan menggunakan gelombang suara.
4. Kemudian jarum dimasukkan ke dalam uterus untuk mengambil cairan amnion.
5. Dokter mengambil sejumlah kecil cairan kemudian mengeluarkan jarum. Jarum berada di dalam selama kurang dari 1 menit
6. Sebuah layar diletakkan di sebelah perut ibu selama 15-30 menit untuk memantau detak jantung bayi .
7. Hasil pemeriksaan bisa didapatkan dalam waktu sekitar 2 minggu

Amniocentesis dini
1. Pemeriksaan dilakukan antara usia gestasi 11 sampai 14 minggu.
2. Cairan yang diambil lebih sedikit 1 mL per setiap minggu gestasi.
3. Risiko keguguran dan komplikasi lebih tinggi.

Amniocentesis trimester kedua
1. Untuk diagnostik genetik biasanya dilakukan pada usia gestasi 15-20 minggu.
2. Tindakan dipandu dengan bantuan USG realtime
3. Jarum spinal no. 20 sampai 22 dimasukkan ke dalam kantong amnion, sambil menghindari plasenta, tali pusat dan janin.
4. Cairan yang diambil sebanyak 20 mL
5. Jarum dikeluarkan dan diamati apakah ada perdarahan pada bekas tusukan jarum
6. Risiko yg dpt terjadi : Trauma janin/maternal, Infeksi , Abortus/persalinan prematur

Kesimpulannya, amniocentesis pada umumnya aman dan dapat dipercaya, tetapi tetap tidak bebas sama sekali dari faktor risiko. Penting sekali untuk digunakan dengan selektif dan tetap dijelaskan kepada pasangan pasien yang menginginkannya.

Cunningham F. Gary dkk, Obstetri Williams,Edisi 21, Jakarta, EGC; 2006 berbagai sumber


0 comments:

Post a Comment

Labels

100% manjur 1001 khasiat Agama Islam Akupunktur Alpukat Alzheimer anak dan balita Anemia Artikel Kesehatan Khusus Bayi Artikel Kesehatan Khusus Ibu Hamil Artikel Kesehatan Khusus Wanita Artikel Kesehatan Umum Asam Lambung asam urat Batu Ginjal Batuk Bronkitis Batuk Perokok bayi Bayi dan balita Berita Bersin-bersin Buah Bagi Wanita Dan Pria Cara Cepat Hamil Darah Rendah Darah Tinggi Demam Berdarah diabetes Diabetes dan Jantung Fakta Kesehatan Gangguan Pendengaran Gaya hidup Gizi Nutrisi Glaukoma Gondok Gonorhoe Gusi Bengkak Hidung Mimisan Hipnoterapi Ibu dan Anak Ilmu Kebidanan Ilmu Kedokteran Ilmu Keperawatan Info jenis2 Penyakit Info Kesehatan Info Kesehatan Ibu dan Anak Info Kesehatan Lainnya Info Khasiat Herbal dan Gizi Makanan info sehat Info Umum Insomnia Jahe Jantung Koroner Jaringan Hewan Jaringan Tumbuhan Kaki Pecah Pecah Kandung Kemih Lemah Kandungan/Khasiat kanker Kanker Darah Kanker Kelenjar Getah Bening Kanker Otak Kanker Paru-paru Kanker Payudara Kanker Prostat Kanker Rahim Kanker Usus Kasiat/Manfaat Kecanduan Alkohol Kecanduan Narkoba Kecantikan dan Produk Perawatan Kecil Berbahaya Kehidupan Keperawatan Maternitas Keperawatan Medikal Bedah Keropos Tulang kesehatan kesehatan anak Kesehatan Bayi Kesehatan Gigi dan Mulut kesehatan ibu Kesehatan Reproduksi Kesehatan Sex Kesehatan Wanita Kesuburan Sperma-Ovum Khasiat dan Manfaat Kisah kista konsep kebidanan Kumpulan Leaflet Kumpulan SAP Kurang Darah Kurang Tidur Lain Lain Lemah Syahwat macam penyakit Makanan Makanan dan Minuman Manfaat Buah dan Tanaman Bagi Kesehatan Manfaat Buah-buahan Manfaat dan Khasiat Bunga menyusui Migrain Migren Miom Mitos Mitos Impotensi Nama Bayi Nutrisi Bumil obat Obat Herbal olahraga opini Penyakit Penyakit Baru Akibat Teknologi penyakit jantung Penyakit Liver Perawatan Kulit Wanita Pertumbuhan Tanaman Pertumbuhan Tulang Perut Kembung Pikun Pola Hidup Unik Sehat Prostat Radang Paru Radang Tenggorokan Rambut Rambut Rontok Rambut Uban rematik Resep Sariawan Sejuta Tips Sembelit Sering Mengantuk Sinusitis Siphilis Sistem Gerak sperma stroke Susah Konsentrasi Susah Tidur Tanaman Herbal Dan Khasiatnya Tbc Teh Hijau Terapi dan Penyakit Terapi Kesehatan Thalasemia Tips Tips Cepat Hamil Tips Hamil Tips kecantikan Tips sehat Tips Sehat Alami Tips-tips Tomat tumor Umum Usus Lemah Usus Luka Varises Wanita Wanita Dan Jenis Penyakitnya Wanita Dan Masalahnya Wasir